This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 29 Maret 2014

Merasa Jadi Orangtua Baik

Menjadi orang tua sebuah pilihan atau takdir ? Itu yang terfikir oleh saya ketika seorang anak berceloteh tentang tingkah polah orang tuanya, yang menurut anak ini sering "menyusahkan"nya. Sang anak merasa tidak ada yang salah dengan dirinya, semuanya wajar-wajar saja. Tapi setiap hari selalu saja di komentari salah oleh orangtuanya.Masih menurut si anak orang tua nya selalu mengeluarkan kalimat-kalimat 'bijak" tiap kali ia "protes" akan titah orang tuanya," ini demi kebaikan kamu", " kamu masih kecil belum tahu apa-apa tentang dunia, "pokoknya nurut sajalah" "Jangan jadi anak durhaka", "nanti kamu kualat kalo ga nurut" dan beberapa kalimat "bijak" lainnya.  Sementara si anak merasa kalimat-kalimat tersebut merupakan belenggu baginya untuk "bergerak", bahkan memenjarakannya.
Memang orangtua mempunyai hak atas anak, tapi jangan lupa pula anakpun mempunyai hak atas orangtuanya. Terkadang orangtua sudah merasa "baik" jika telah mencukupi kebutuhan jasmani si anak berupa materi, menyekolahkan mereka di sekolah favorit. Tapi orangtua kadang abai akan kebutuhan ruhaninya yang tak kalah penting. Sapaan lembut, sentuhan halus, dekapan hangat, perhatian, menjadi teman curhat mereka, menghargai hal-hal baik yang dilakukannya dan hal-hal yang dianggap remeh lainnya dapat membuat si anak merasa berarti dan berharga.
Tidak cukup hanya  merasa jadi orangtua baik, mungkin sekali-sekali orangtua juga perlu mengadakan survey atau polling, apakah "rasa" tadi juga menjadi 'rasa' si anak ?

Minggu, 23 Maret 2014

Iklan PKS yang mengharukan

Sabtu, 22 Maret 2014

Mengabadikan Moment dengan Tulisan

Menggugah semangat untuk menulis bagi pemula susah-susah gampang, terutama untuk guru. Menulis belum menjadi tradisi bagi guru. Guru kita masih merupakan guru biasa, begitu menurut Dedi Dwitagama pemateri kedua pada pelatihan guru ngeblog di SMK Negeri 27 Jakarta. Tulisan adalah salah satu "prasasti" yang dapat dibaca dan menjadi saksi sejarah perjalanan hidup kita.
Banyak kendala untuk produktif menulis di blog. Aktifitas yang padat menjadi alasan  umum tidak aktif menulis. Tapi keinginan yang kuat untuk menulis setiap hari dapat menjadikan seseorang produktif menulis.Menulis aktifitas sehari-hari walaupun sederhana mungkin dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.,yang berarti memberi manfaat bagi orang lain.
Manfaat menulis dan di publikasikan di blog, dapat mengasah kemampuan menulis guru dan semangat untuk berbagi ilmu dengan orang lain.

SEJUTA GURU NGEBLOG

Pelatihan guru ngeblog, di ahad pagi tetap semangat walaupun hujan. Pelatihan yang diselenggarakan di SMK Negeri 27 ini menghadirkan para guru ngeblog :  Wijaya Kusuma (Omjay), sebagai pemrakarsa pelatihan ini, yang juga seorang blogger dengan berbagai penghargaan dampak dari aktivitas ngeblognya, Yulef Dian, Sukani, Dedi Dwitagama dan Namin AB. Menurut Omjay sang empunya hajat peserta yang mendaftar melalui akun socmed pribadi beliau baik melalui facebook dan blog, mencapai 70 orang, melebihi target semua sebanyak 50 orang, hujan yang mengguyur Jakarta sejak subuh menyebabkan peserta yang hadir belum setengahnya hingga mendekati pukul 9 pagi.
Sebagai pembicara pertama Yulef Dian memulai dengan memperkenalkan apa itu blog, cara membuat blog, mengelola blog dan menjadi guru ngeblog. Pertanyaan dan kesulitan yang ditemui peserta dalam membuat blog, dilayani dengan senang hati. Masalah koneksi internet yang umum terjadi, sehingga membuat "galau" peserta dan "macet" dalam mengikuti pelatihan ini. Walaupun demikian sesi pertama pelatihan ini berakhir dengan cukup "damai".

Jumat, 14 Maret 2014

JANJI

Setiap orang mempunyai banyak janji, pada diri sendiri, pada individu bahkan janji pada jutaan orang. Mudah memang mengucapkannya, tapi tak banyak yang bisa berkomitmen pada janji tersebut. Hakikatnya setiap kita juga telah berjanji di hadapanNya, bahkan sebelum kita mendiami rahim sang bunda. Tapi sang empunya janji memang jarang mencatat setiap janji yang diucapkannya setidaknya pada memorinya (atau sengaja melupakan) sehingga tidak ada beban utk berkilah.Tak jarang yang mendengar atau menerima janji?? menikmati janji tersebut, untuk kemudian bersama2 melupakannya. Janji tinggal janji...Kini diri ini mendengar kembali "Seorang" yg dielu2 kan ingkar janji.

Minggu, 21 Juli 2013

M PLIK 2

M-PLIK: Menjangkau yang terpencil

13JUL
M-PLIKDalam rangka percepatan pengembangan, pemerataan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pos dan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia, maka pemerintah RI melalui Kementerian Kominfo memiliki program Kewajiban Pelayanan Universal_Universal Service Obligations (KPU/USO) yang salah satu program KPU/USO adalah berupa penyediaan infrastruktus dan layanan internet yang bersifat bergerak (mobil internet di kecamatan se Indonesia).
Berkenaan dengan program KPU/USO tersebut, pada Jum’at sore, 28 Juni 2013 bertempat di halaman kantor Gubernur Aceh, PT. Radnet selaku penyedia jasa M-PLIK (Mobil-Pusat Layanan Internet Kecamatan) di Propinsi Aceh melakukan serah terima 105 unit M-PLIK kepada PT. TAZKI, sebagai pengelola M-PLIK.
Pada acara tersebut juga sekaligus dilakukan  pelepasan M-PLIK ke daerah Kabupaten/kota se Aceh yang dilakukan oleh Sekda Aceh, T. Setia Budi, dan sekda berharap semoga kehadiran M-PLIK mampu menjangkau masyarakat di pelosok-pelosok Aceh untuk melihat dunia dengan lebih dekat dan cepat, untuk mendorong masyarakat kita dalam memanfaatkan dan menerapkan ilmu yang didapat sehingga M-PLIK dapat berdaya guna dan dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat Aceh dan sesuai dengan slogan M-PLIK jangan biarkan yang terpencil kian terkucil.

M-PLIK